Minggu, 07 September 2014

batik bali

Batik Bali



Batik Bali terbilang masih baru, akan tetapi semakin memiliki perkembangan yang cepat terutama Indrusti batik di pulai batik yang mengalami perkembangan,  Hal itu bisa dikarenakan karena di pulau Bali sendiri memiliki banyak sekali motif dan design lokal. Kini telah banyak mucul puluhan macam design khas Bali yang muncul.

Mulai yang berharga murah sampai yang mempunyai harga hingga jutaan rupiah. Untuk pasaran harga batik Bali yang bermutu berkisar antara 350.000 hingga 2.000.000. Tingginnya harga tersebut dikarenakan karena mutu bahan yang digunakan serta digambar langsung dengan tangan serta menggunakan bahan pewarna alam.

Di pulau Bali sendiri, Indrusti Batik  dimulai pada tahun 1970. Industri tersebut dipelopori antara lain oleh Pande Ketut Krisna dari Banjar Tegeha, Desa Batubulan, Sukawati Gianyar. Teknik yang diggunakan aalah dengan menggunakan alat tenun manual terkenal dengan sebutan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).
 


 

Jarak tempuh Jakarta-Bali
Jarak tempuh dengan pesawat 1jam 45 menit
Berkendaraan: 1193km/26-30 jam

Orang bali sendiri kerap/ sering menggunakan baju batik untuk proses upacara, sehingga hal itu mendorong indrusti batik di pulau bali ini berkembang dengan pesat. Di Bali kini telah berkembang puluhan Indrusti Batik yang menampilkan corak khas Bali diantaranya corak perpaduan Bali dengan luar Bali, seperti, Bali-Pekalongan, Bali-Papua, dan sebagainya.

Tips Bagaimana Cara Memilih Kain Batik Bali Yang Benar

Banyak sekali kita jumpai di Toko-toko kerajinan di Bali yang menjual berbagai macam kain batik Bali dengan berbagai macam motif dan corak. Anda perlu mengenal terlebih dahulu jenis-jenis batik yang tersedia, hal itu penting untuk memudahkan kita memilih batik sesuai dengan uang yang kita miliki dan kualitas batik sesuai dengan dana yang tersedia. Dari segi pembuatannya jenis jenis batik dibagi menjadi 4 yaitu batik tulis, batik kombinasi tulis-cap, batik cap, batik cabut (perpaduan teknik printing dan tulis) dan batik printing.

Nah cara membedakannya adalah :
1. Aksen dalam setiap gambar tidak sama besarnya
2. Kain Mori yang dipakai biasanya lebih berat dibanding mori untuk jenis batik lainnya.
3. Motif pada batik tulis meskipun polanya sama tapi bentuknya tidak pernah sama persis (asimetris). Ada bagian yang lebih kecil atau lebih besar dari gambar yang lain
4. Motif batik tulis asli biasanya memiliki aroma yang khas, warna yang digunakan berasal dari kulit-kulit kayu, dan bahan alami lainnnya.

 Motif Kain Batik Bali

Bali memiliki berbagai macam design, motif dan corak asli. Banyak desain batik khas Bali telah lahir yang biasanya dipadukan dengan motif batik yang ada dari berbagai wilayah di Tanah Air dan pengaruh motif China. Harga kain batik bali bervariasi, untuk harga batik tulis yang memiliki kualitas baguis di Pulau Bali berkisar antara Rp.400.000,- hingga mencapai Rp.3,5.000.000 per potong.

Tingginya harga tersebut karena batik-batik tersebut dibuat dari kain bermutu dan digambar langsung dengan tangan serta menggunakan bahan pewarna alami. perpaduan motif yang biasa dilakukannya adalah mengambil ornamen khas Pulau Dewata, seperti naga, rusa, burung bangau, dan kura-kura. Kemudian memadukan dengan motif dari daerah luar Bali yang biasanya berbentuk flora.

 Nilai Seni dari Kain Batik Bali

Motif kain batik Bali terinspirasi dari kisah kisah para dewa dalam kesehariannya masyarakat bali. Hal itu terlihat dari motif nya yang digambarkan dalam corak dan pola yang rumit. Desain dari batik Bali ini juga memiliki prestise tersendiri yang menunjukkan perbedaan kelas dala masyarakat di Bali. 

Batik yang berkualitas tinggi biasanya menunjukkan status sosial seseorang di masyarakat, mirip dengan pemakaian label atau merek desainar terkenal pada masyarakat barat yang manunjukkan kekayaan seseorang di dunia barat. Pola pada batik Bali ini digambar dengan teknik pengambaran pola dari lilin pada kapas tenunan halus yang telah dipraktekkan sebagai bentuk dari meditasi di Bali dan Jawa Tengah selama berabad-abad. Dimana, pada awalnya teknik mediasi ini hanya dilakukan oleh abdi dalem wanita kerajaan.

Oleh karena itulah sampai saat ini batik tulis tradisional hanya dibuat oleh perempuan.
Pada masa sekarang motif batik Bali cenderung menyesuaikan dengan batik modern pada umumnya. Motif yang kini banyak terdapat pada batik modern adalah ekspresi dari benda-benda alam seperti, pohon, bunga, kupu-kupu, burung atau ikan untuk kegiatan sehari-hari tanpa mengurangi pengaruh batik itu sendiri dalam prosesi festival atau upacara keagamaan.

Batik bali dalam ragam dan warna

Warna pada kain batik Bali tergolong warna cerah dan berani mungkin dilandasi oleh budaya serempat yang semarak dan gemerlap,kaya akan ragam hias dan warna.Tidak mengherankan kain mereka begitu kaya corak dan warna.

Tapi pencampuran warna pada kain terkesan pas dan serasi dan banyak pengunjung menyukainya.Memang jika anda ke Bali pada umumnya adalah untuk berlibur,mungkin suasana liburan menunjang untuk setiap orang menyukai warna berani diluar kebiasaaan sehari-hari.

 

 

 

  

 
 

 
 
 

 

 
 

 
 


Para perajin batik 

Pengerjaan membatik tetap menggunakan pakem yang sama dengan para pembatik Jawa,hanya saja pada kain painting/lukis,mereka lebih bebas dalam berinovasi .Kain painting sistem yang digunakan adalah dengan coletan yaitu menggunakan kuas lukis/kain buntal karena bidang yang diberi warna cukup besar sehingga canting tidak memungkinkan kecuali untuk pembatas/outline.

 
 
 membuat klowongan /outline untuk diisi warna
 
 sistem pewarnaan dengan coletan

 

 
 
 sistem coletan untuk kain lukis/painting



 Kain endek dalam motif batik

Kain endek adalah kain tenun tradisional Bali,dalam perjalanannya tenun ini pun menyerap motif batik yang dirangkai dalam tenunan benang sutra/katun,sehingga menghasilkan keindahan tersendiri.

 


 


 


 


Kain pantai dengan motif dan ragam warna yang memukau

Menurut pendapat saya hanya ada 1 tempat saja yang mempunyai begitu beragam  kain pantai dan itu adalah Bali.Sistem batik kain pantai tergolong mudah dan tidak rumit,mereka menyebutnya dengan nama batik painting,karena coraknya lebih merujuk ke alam lukisan daripada batik rumit.

Warna yang khas dan menyolok menjadi ciri khas dari batik painting kain pantai ini.Bali yang sudah terkenal dengan keindahan karya seni yang tinggi tidak mengherankan jika sehelai kain pantai bisa menjadi sebuah lukisan yang membalut tubuh.


 

 
 
 
 
 


Karya lukisan dengan batik 
 
 


 
 

 
 

 


 


 Batik bali yang sejuk dipakai

 
 
 


 

Batik  Bali selalu memikat mata yang melihatnya,indah dan semarak cocok untuk suasana santai liburan anda.Baik dalam bentuk resmi atau santai batik Bali mempunyai sisi keindahannya sendiri.

Terima kasih untuk narasumber yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu,tiada kata lain selain mngembangkan perbatikan Indonesia bersama melestarikan batik untuk generasi penerus bangsa.

Sampai jumpa di blog berbatik lainnya dan tentunya masih di batik cantik warisan budaya bangsa.

Salam hangat,

Dave Tjoa

KUNJUNGI BLOG BERJUALAN BATIK LAWAS KAMI DI: batikantikbatiklawas.blogspot.com


Sabtu, 06 September 2014

lika liku membedakan batik tulis,cap dan printing

Pintar membedakan batik tulis/cap/printing

1. Batik Tulis

Setiap proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual menggunakan tangan. Harganya lebih mahal karena proses pembuatannya lebih susah dan rumit.
- Pola digambar di atas selembar mori putih menggunakan pinsil. Oleh sebab itu, pengulangan ragam hias tidak akan menghasilkan gambar yang sama persis. Garis pada motif pun lebih ramping.
- Penutupan pola yang hendak dihalangi warnanya dengan malam menggunakan alat bernama canting.
- Warna dasar kain biasanya lebih muda dari warna goresan pada motif.
- Pada batik tulis yang sangat halus, warna dan motif tembus pada kain, hingga terlihat bolak-balik.
- Waktu pengerjaan memakan waktu bulanan. Umumnya dua sampai enam bulan.

 

2. Batik Cap

Seperti halnya batik tulis, pengerjaan batik cap juga menggunakan tangan. Tapi, alat yang digunakan dalam proses perintangan warna berbeda, sehingga pengerjaannya pun jauh lebih cepat.
- Pola dicetak menggunakan alat dari lempengan tembaga berbentuk ragam hias. Alat ini dinamakan canting cap. Selain dari tembaga, canting cap juga ada yang terbuat dari kayu, campuran besi dan tembaga.
- Terdapat pengulangan ragam hias. Garis-garis pada motif pun lebih lebar daripada garis pada batik tulis.
- Permukaan kain lebih mengkilat. Warna dan motif tak tembus. Bagian belakang kain lebih pudar.
- Warna dasar kain lebih tua dari warna motif, karena pada batik cap, bagian dasar motif mengalami proses penutupan malam.
- Proses pembuatan batik cap biasanya hanya memakan waktu dua sampai tiga hari saja.




3. Batik Printing

Batik printing adalah batik yang proses pembuatannya melalui proses sablon. Beberapa hal yang membedakan batik printing dengan batik tulis dan batik cap adalah:
- Dicetak menggunakan kasa, dengan pewarna tekstil atau pasta yang telah dicampur pewarna. Karena proses dan jenis pewarna tersebut, batik printing lebih dikenal sebagai kain bermotif batik.
- Proses cetak yang cepat membuat batik printing dapat diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus.
- Warna tidak meresap ke seluruh kain batik, hanya di bagian permukaannya saja. Bagian belakang kain berwarna agak putih.
- Karena dapat diproduksi masal, harganya bisa jauh lebih murah.




narasumber:ciricara.com/2012/04/24/perbedaan batiktulis cap dan printing

Semoga bermanfaat dan menambah ilmu dalam memilah batik sesuai keinginan dan kebutuhan anda.

Salam hangat

Dave Tjoa

KUNJUNGI BLOG BERJUALAN BATIK LAWAS KAMI DI: batikantikbatiklawas.blogspot.com

membedakan batik lawas dan baru

 Ciri khas dari batik lawas/tua

 


1. Pastikan motif batik tembus tebal depan belakang
Jika kita memperhatikan batik sablonan baru yang dijual di toko dengan harga murah, kita akan melihat bagian belakang batik akan lebih pudar atau keputihan warnanya ketibang bagian kain sisi yang depan. Batik sablon yang sudah pasti baru memiliki ciri tinta tidak tembus dengan baik pada kain. Batik tulis lawas yang masih dibuat dengan canting memiliki motif yang depan belakang sama motifnya, dan sama tebal warnanya. Karenanya sulit membedakan mana sisi depan mana sisi belakang pada kain batik yang dibuat dengan cara tradisional. Sedangkan kain batik yang bagian belakangnya agak keputihan sudah pasti bukan batik lawas.

2. Memiliki motif klasik
Batik tulis lawas tentu mengikuti motif yang dikenali di zamannya. Sehingga tidak mungkin sebuah batik tulis lama memiliki motif yang baru ada di zaman sekarang. Namun untuk poin nomor 2 ini memang dibutuhkan keahlian dalam mengenali dan menghafal jenis motif. Sehingga tahu mana jenis motif klasik dan mana jenis motif modifikasi modern.

3. Kain lebih lemas
Berhubung sudah beberapa kali dicuci, kain batik lawas memiliki tekstur kain yang lebih lemas. Sedangkan kain batik tulis yang baru dibuat masih banyak mengandung lilin canting sehingga tekturnya lebih padat.
4. Kain lebih terasa dingin seakan lembab
Atau istilah Jawa-nya anyeb yang berarti lembab. Kain jika dipegang rasanya sejuk seperti lembab, padahal kain benar-benar kering. Jika Anda membaringkan pipi Anda di atas kain batik akan terasa lebih sejuk dibandingkan batik tulis baru.
5. Memiliki tanda dipakai atau barang bekas
Tanda ini bisa berupa sedikit lubang kecil pada salah satu sudut kain, atau satu garis robek kecil di pinggir, setitik noda karat, atau benang yang agak merudul yang menandakan kain adalah barang bekas atau second hand. Kain batik lama tentu sudah dipakai berulang-ulang, andai setelah dibuat tidak dipakaipun memiliki kemungkinan diserang rayap terlebih penyimpanan kain zaman dahulu yang belum ada kotak kedap udara. Walaupun terkadang ada pula kain batik yang benar-benar terlihat mulus namun pada umumnya kain batik lawas tidak mulus 100%, kondisi paling mulus mungkin 99,99% buat batik lawas. Walau terkesan mulus pasti ada bagian tanda ia barang lama, walau bagian tanda tersebut kecil saja atau hampir tidak terlihat. Setidaknya  setitik lubang kecil saja, atau sedikit benang merudul, atau juga robek kecil beberapa mili meter saja di pinggir diperlukan untuk memastikan kain adalah barang bekas.

narasumber:batiktulislawas.blogspot.com


Kain batik baru

1.Kain lebih tebal dan kaku
Karena kain belum melewati fase penggunaan jadi kain masih utuh dan cenderung lebih kaku,bahkan terkadang  residu dari lilin malam batik masih menempel pada kain batik.

2.Aroma lilin batik yang kuat
Pada kain baru walaupun tidak seluruhnya tapi pada ummunya  aroma malam masih menempel pada kain.Pertanda bahwa kain memang gress baru dan belum pernah dipakai/cuci.

3.Warna cerah
Batik baru komposisi warna jelas lebih cerah jauh dibanding dengan batik lawas yang lebih kusam/pudar.

4.Mulus tanpa cacat
Mulus tanpa cacat sudah tentu menjadi salah satu unggulan kain batik baru dan memang seharusnya begitu.Agak sedikit susah dalam memahami point 4 ini karena batik lawas yang terawat apik juga akan mempunyai kondisi yang sama dengan batik baru hanya saja perbedaan kelembutan kain dan aroma kain.
 


Kain lawasan
Kain lawasan bukan kain lawas/kuno,memang terdengar hampir seperti lawas tapi artinya berbeda.Kain lawasan adalah kain baru yang diproses sedemikian rupa hingga terlihat kuno/bladus/pudar.Jadi hati-hati bila anda mengucapkan lawas dan lawasan karena mempunyai arti yang berbeda.


baju dengan kain lawasan

sidamukti lawasan



Khususnya bagi para pecinta batik dengan keterangan diatas kami harap anda dapat membeli batik lawas dengan aman.

Semoga ilmu ini bermanfaat bagi anda para pecinta batik lawas.

Salam Hangat

Dave Tjoa

KUNJUNGI BLOG BERJUALAN BATIK LAWAS KAMI DI: batikantikbatiklawas.blogspot.com